Perjalanan panjang PT Bejana Kasih Sempurna bermula pada tahun 2018 yang didasari oleh kecintaan kami terhadap budidaya berbagai tanaman organic, terutama kopi. Semangat tersebut semakin besar karena didukung dengan idealisme membangun mamasa agar semakin unggul disektor perkebunan kopi.

Mamasa merupakan sebuah kabupaten di Sulawesi Barat yang berbatasan langsung dengan Toraja. Oleh karena itu, keseluruhan masyarakatnya adalah suku Toraja. Sumber mata pencaharian mayoritas masyarakat Mamasa yaitu sebagai petani. Tanaman kopi menjadi komoditas utama di Mamasa, selain kakao, aren dan seong. Mamasa merupakan penghasil kopi Arabika pertama yang kemudian menyebar di seluruh Indonesia.

Selama ini kopi Mamasa lebih dikenal dengan nama Kopi Toraja. Hal tersebut disebabkan oleh sebagian besar hasil kopi Mamasa yang dikirim ke Toraja dibranding menjadi Kopi Toraja. Selanjutnya, kopi dengan brand Toraja dijual ke luar Sulawesi hingga mancanegara seperti Eropa, Amerika, Australia, Timur Tengah, dan Asia. Hal ini dikarenakan wilayah mamasa dan toraja berbatasan langsung di wilayah Timur.

Berdasarkan minat dan kecintaan yang besar ini akhirnya kami memutuskan untuk mulai bekerjasama dengan petani-petani di Kabupaten Mamasa. Membekali para mitra tani dengan edukasi perkebunan kopi organik, menyediakan pupuk organic, penyuluhan secara berkala hingga membeli kembali hasil panennya, yang kemudian diproduksi hingga siap dijual dengan segmentasi pasar kopi specialty.

Bagi kami, kualitas biji kopi adalah kunci utama dari sebuah kenikmatan. Oleh karena itu, kami sangat berhati-hati dalam memilih biji kopi, menyangrainya dengan ketelitian penuh dan dengan segar menghadirkannya untuk semua penikmat kopi.